300 Lebih Warga Meksiko Minta Keadilan Kasus Pemerkosaan oleh Polisi
300 orang lebih warga Meksiko menuntun keadilan bagi dua gadis remaja yang telah diduga diperkosa oleh petugas polisi. Jalan-jalan di Kota Meksiko pun dibanjiri para aksi tersebut, para aksi didominasi oleh kaum wanita.
Berbekalkan glitter berwarna merah muda dan dengan cat semprot, mereka pun maju ke gedung, mendobrak pintu dan meninggalkan kepala babi di luar kantor kejaksaan.
Para pengunjuk rasa meneriakkan 'keadilan' dan 'mereka tidak melindungi kami, mereka memerkosa kami' pada petugas.
Diketahui korban pemerkosaan pertama berusia 17 tahun, dirinya mengaku diperkosa oleh polisi di mobil patroli mereka di Azcapotzalco pada tanggal 3 Agustus lalu. Kemudian korban kedua berusia 16 tahun, dirinya mengaku diperkosa di sebuah museum di pusat kota, kasusnya terjadi beberapa hari setelah kasus yang pertama.
Seorang petugas polisi yang disebut terkait dengan kasus kedua telah ditangkap, namun sejauh ini tidak ada penangkapan terkait kasus pertama.
Selama protes, Menteri Keamanan Meksiko Jesús Orta Martínez disemprot dengan glitter merah muda ketika ia berusaha untuk meyakinkan para wanita bahwa kedua kasus akan diselidiki dengan baik. Claudia Sheinbaum, wali kota perempuan pertama di Meksico City, menggambarkan protes itu sebagai 'provokasi'.
"Mereka ingin pemerintah merespons dengan kekerasan. Tetapi kami tidak akan melakukan itu," katanya kepada wartawan, dilansir dari laman BBC, Selasa (13/8).
Kekerasan terhadap perempuan banyak terjadi di Meksiko. Data Perserikatan Bangsa Bangsa menunjukkan sekitar sembilan wanita terbunuh setiap hari di negara itu.
Sumber: akurat.co

Comments
Post a Comment